Jenis-jenis Blower Industri
Apa itu Blower?
Secara sederhana, blower adalah alat yang meningkatkan kecepatan udara yang melewatinya. Pada dasarnya, blower dirancang untuk menggerakkan udara dan gas pada tekanan rendah hingga tinggi untuk melakukan fungsi tertentu. Blower memiliki beragam aplikasi di berbagai industri, termasuk: pendinginan, pengangkutan, ventilasi, pembuangan udara, dan lain sebagainya. Blower biasanya digunakan ketika kebutuhan tekanan berada di antara kebutuhan kipas dan kebutuhan kompresor.
Jenis-jenis blower yang umum meliputi berikut ini:
- Blower Perpindahan Positif
- Peniup Lobus Putar
- Blower Sekrup Heliks
- Blower Sentrifugal
- Blower Sentrifugal Multistage
- Peniup Kecepatan Tinggi
- Blower Regeneratif

Bagaimana Cara Kerja Blower?
Blower bekerja dengan cara meningkatkan tekanan udara atau gas melalui gerakan sentrifugal rotor. Kipas angin itu masuk air/gas melalui katup masuk, yang menyebabkan impeler (atau rotor) berputar, yang menciptakan gaya sentrifugal yang mendorong udara atau gas. Sementara hal ini terjadi, air/gas terus menerus dikompresi dengan peningkatan tekanan secara linier.
Berbagai Jenis Blower
Ada empat jenis blower utama. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, dan digunakan untuk fungsi tertentu:
Blower Perpindahan Positif
Blower perpindahan positif, yang cocok untuk aplikasi yang melibatkan udara atau gas netral, beroperasi dengan cara yang relatif sederhana. Udara atau gas masuk melalui bagian di satu sisi blower yang ukurannya membesar dan keluar melalui sisi lainnya yang ukurannya mengecil. Karena perbedaan proporsi antara titik masuk dan keluar, perpindahan udara positif terjadi saat udara dilepaskan melalui sisi yang menyempit, sehingga meningkatkan tekanan udara. Salah satu ciri khas dari jenis blower ini adalah kecepatan aliran udara tetap konsisten terlepas dari perubahan tekanan.

Peniup Lobus Putar
Salah satu jenis blower perpindahan positif tertentu adalah blower lobus putar. Cara kerjanya menggunakan dua rotor yang berputar berlawanan arah. Kipas tersebut menyedot udara, dan bagian-bagian berbentuk lobus memutar udara sebelum mendorongnya keluar.
Karena fungsi lobus putarnya, blower ini menghasilkan volume udara yang tinggi, sehingga berguna untuk sistem vakum yang lebih besar. Karena jenis blower ini digunakan untuk aplikasi seperti deoksigenasi tangki aerasi, tekanan udara yang dihasilkan cukup sedang (sekitar 15 psi).
Blower Sekrup Heliks
Kipas ulir heliks, mirip dengan kipas sentrifugal, mampu menghasilkan udara pada tekanan yang lebih tinggi daripada kipas ulir putar. Blower sekrup heliks menggunakan dua rotor, yang masing-masing dilengkapi dengan lobus (biasanya dua atau tiga). Rotor utama masuk ke dalam alur rotor kedua.
Rotor heliks dirancang untuk memberikan tekanan yang lebih tinggi dan lebih presisi karena bentuk heliks yang unik dari lobus pada rotor; geometri heliks bekerja sedemikian rupa sehingga menekan udara di antara rotor. Rotor-rotor ini juga disejajarkan dengan cermat untuk menghindari kontak antara bagian-bagiannya.

Gardner Denver Blowers
Di Gardner Denver, kami menawarkan berbagai macam produk blower dalam berbagai konfigurasi. Kunjungi Halaman Produk kami untuk menemukan rangkaian produk lengkap kami dan pelajari lebih lanjut tentang bagaimana teknologi dan desain blower kami dapat paling sesuai dengan kebutuhan aplikasi Anda.
